Daerah

All Stories

Tolitoli akan Buka Pintu Masuk, Pemberlakuan New Normal Mulai 29 Mei

Tolitoli, alasannews.id.---- Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu 27/5/2020 memutuskan akan menjapan New Normal.

Keputusan itu diambil dalan rapat yang dipimpin Bupati Tolitoli, H Moh Saleh Bantilan yang dihadiri Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Camat.

Adapun pemberlakukan new normal akan dimulai tanggal 29 Mei 2020, Pemerintah Kabupaten Tolitoli menuju kehidupan New Normal dengan:

a) Membuka kembali seluruh akses masuk ke wilayah Kabupaten Tolitoli baik melalui jalur darat, laut dan udara.

b). Membuka kembali kegiatan keagamaan di rumah-rumah ibadah seperti shalat berjamaah di Masjid namun tetap melaksanakan protokol kesehatan.

2. Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kab. Tolitoli tetap melaksanakan tugas dengan melakukan edukasi-edukasi kepada masyarakat melalui posko-posko yang akan dibentuk oleh jajaran TNI/Polri maupun di tempat-tempat umum lainnya.

Tolitoli akan Buka Pintu Masuk, Pemberlakuan New Normal Mulai 29 Mei

PDP DI KARANTINA FASILITAS PEMDA TOLITOLI RAYAKAN IDUL FITRI

Foto:Humas Pemda Tolitoli

Tolitoli, alasannews.id.---- Meskipun terpisah dengan keluarganya, 24 orang Pasien Dalam Perawatan (PDP) yang saat ini sedang menjalani perawatan dan pemulihan di fasilitas karantina Penanganan Covid - 19 Kabupaten Tolitoli merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijiriyah pada minggu pagi (24/5).

Shalat Idul Fitri digelar di halaman bagian dalam Fasilitas Karantina dengan menerapkan protokol Covid-19 seperti menggunakan masker dan mengatur jarak shaf dan 2 orang di antara mereka bertindak sebagai Imam dan khatib. Usai shalat Idul Fitri berjamaah, seluruh pasien di karantina menikmati hidangan menu khas lebaran seperti makanan burasa, ketupat dan sokko tumbu serta coto dan opor ayam yang dilengkapi berbagai jenis kue yang sebelumnya sudah disiapkan oleh koordinator dan petugas di karantina.

Selain itu, ada juga beberapa orang yang mengantarkan menu lebaran untuk keluarganya yang berada di fasilitas karantina. Di antara 24 orang yang berada di karantina saat ini 3 orang di antaranya wanita. 

KepalaBidang Pencegahan dan Penhendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli Nuraila, SKM selaku koordinator Karantina menjelaskan secara umum seluruh PDP yang ada di Karantina ini dalam kondisi baik, sehingga pada perayaan Idul Fitri ini mereka dapat melaksanakannya meskipn harus menerapkan protokol Penanganan Covid-19 di antaranya tidak berjabat tangan usai shalat. Suasana berlebaran mereka nikmati dengan penuh sukacita walaupun tidak bersama sanak family. Reporter dan Foto : *IRFAN BADARUDDIN* (Tim Liputan Bagian Prokopim Setdakab Tolitoli)

PDP DI KARANTINA FASILITAS PEMDA TOLITOLI RAYAKAN IDUL FITRI

Berjuang Lawan Covid-19, Puskesmas Laulalang Periksa Awak Kapal

Tolitoli, alasannews.id.---- Antisipasi penyebaran wabah virus covid 19 pemerintah Desa Laulalang serta petugas Puskesmas setempat melakukan pemeriksaan kepada awak kapal ketika akan berlabuh di pelabuhan Desa Laulalang Kec Tolitoli Utara Kabupaten Tolitoli. Koresponden alasannews.id di Laulalang memantau Pelaksanaan SOP Penanggulangan Dan pencegahan covid-19 oleh petugas puskesmas sebagai ujung tombak. Dilaporkan, setiapmkapan yang menyinggahi atau berlabuh atau melakukan aktivitas di pelabuhan, pasti petugas Puskesmas melakukan pemeriksaan sebagaimana prosedur yang ditetapkan pemerintah pusat maupun daerah. "Dengan memeriksa orang dari Dan akan ke kapal setidaknya Kita telah berjuang melawan covid-19" Sementara pekan ini, bupati Tolitoli Moh Saleh Bantilan menjenguk pasien covid-19 di tempat Karantina Pemda (SKB Tolitoli). Bupati berharap agar pasien optimis dalam menghadapi covid-19, semangat Serta ikhtiar dan tetap menjaga kesehatan atau stamina. Selain makanan yang sehat, kata Bupati olah Raga Juga merupakan salah satu Cara menjaga kesehatan Tubuh. Tampak, pasien Covid 19 melakukan aktivitas olah Raga dengan berlari Kari kecil di Ruang Karantina SKB.puan

Berjuang Lawan Covid-19, Puskesmas Laulalang Periksa Awak Kapal

Gandeng Polres Tolitoli, Depag Sampaikan Panduan Ibadah Ramadhan

TOLITOLI, alasannews.id.----Polres Tolitoli bersama dengan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tolitoli menyampaikan Panduan Ibadah Ramadhan 1441 H/2020 M Ditengah pandemi virus corona (covid-19), Kamis (23/4/2020). Penyampaian yang ditujukan kepada masyarakat yang dilakukan di pasar, pusat perbelanjaan, pertokoan, perkantoran, jalan-jalan protokol dan rumah penduduk itu dilakukan dengan menggunakan Mobil Public Address Sat Samapta Polres Tolitoli. Dengan menggunakan pengeras suara, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tolitoli menyampaikan panduan Ibadah Ramadhan 1441 H/2020 M ditengah pandemi virus corona yang berdasarkan SE Menteri Agama RI No. 6 Tahun 2020 yaitu ibadah puasa dibulan Ramadhan dijalankan berdasarkan ketentuan Fiqih ibadah. Sahur dan buka puasa dilakukan secara individu atau bersama keluarga dirumah, tidak melakukan dahur on the road dan buka puasa bersama. Shalawat Tarawih dan Tilawah Al-Quran #dirumahaja, secara individu atau bersama keluarga sendiri. Buka bersama baik dilaksanakan di pembaga Pemerintah, swasta maupun Masjid/Mushallah ditiadakan. Peringatan Nuzulul Qur’an dalam bentuk Tabligh Akbar ditiadakan. Tidak melakukan Itikaf selama bulam Ramadhan baik di Masjid maupun di Mushallah. Pelaksanaan Idul Fitri baik yang dilaksanakan dilapangan maupun di Masjid menunggu Fatwa MUI. Halal bil Halal dan silaturahmi Idul Fitri bisa dilakukan melalui media sosial dan video call/conference. Mempercepat pengumpulan dan pendistribusian zakat, infaq, sahaqah, meminimalkan kontak fisik dan menjaga kebersihan area layanan zakat. Petugas pengelola zakat mengenakan APD seperti masker, sarung tangan atau alat pembersih sekali pakai, penyaluran zakat diantar langsung, tidak mengumpulkan mustahik. Menjalankam ibadah Ramadhan dan Syawal dengan mengedepankan Ukhwah Islamiyah, Ukhwah wathaniyah dan Ukhwah Basyariah. Serta senantiasa memperhatikan instruksi Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah terkait pencegahan dan penyebaran covid-19. (humas/sa/af)

 Gandeng Polres Tolitoli, Depag Sampaikan Panduan Ibadah Ramadhan

Sejumlah Masjid di Kota Tolitoli Gelar Shalat Ied

Tolitoli, Alasannews.id.---- Sejumlah masjid di Kota Tolitoli, Sulawesi Tengah Hari ini tetap melaksanakan Shalat Ied secara berjamah.

Pantauan awak media ini, Minggu pukul 06.45 sejumlah Jamaah mulai berbondong-bondong datang dengan menggunakan pakaian rapi Dan bersih.

Dengan menerapkan standar Dan prosedur kesehatan, panitia masjid-masjid memeriksa satu persatu jamaah yang masuk.

Tampaknya, masyarakatun mengikuti dengan teratur dan tetap mematuhi prosedur dari panitian idea di masjid bersangkutan.

Salah seorang warga, Agus mengatakan insya Allah Shalat Ied berjalan sebagaimana harapan semua warganya. Amin!

Walaupaun himbauan Pemerintah agar tidak melaksànakan Shalat Ied di masjid, namun pengawasan dari pemerintahpun tidak tampak di area masjid itu.

Sejumlah Masjid di Kota Tolitoli Gelar Shalat Ied

KEDISIPLINAN MASYARAKAT PERLU DITINGKATKAN Untuk Menekan Penularan Covid-19 di Kabupaten Tolitoli

Tolitoli, alasannews.id.---- Kedisiplinan masyarakat di Kabupaten Tolitoli khususnya di wilayah Kota Tolitoli perlu ditingkatkan dalam rangka menekan penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Tolitoli. 

Meski telah dilakukan berbagai upaya untuk mencegah masuk dan menyebarnya Covid-19 di Kabupaten Tolitoli namun ternyata sampai hari selasa 12 Mei 2020, ada 9 orang warga di daerah ini yang terpapar Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli, Arham A. Jacub, SH menyampaikan bahwa untuk menekan penyebaran virus corona ini tergantung diri kita sendiri, sebab penyebaran virus ini dari orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut yang menyebar ketika seseorang batuk atau menghembuskan nafas.

Tetesan ini kemudian jatuh ke benda yang disentuh oleh orang lain, orang tersebut kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut. Untuk itu Arham mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar hindari kerumunan atau jangan berkumpul, selalu berada di rumah (Stay at Home), istirahat yang cukup, lalu konsumsi makanan yang bergizi supaya nutrisi terpenuhi.

Saat ini, masih banyak warga kita yang berada di tempat-tempat umum tidak menggunakan masker dan masih berinteraksi dengan jarak yang sangat dekat. Kemungkinan masih ada juga warga kita yang tidak rutin dan masih malas untuk cuci tangan. Bila anjuran itu tidak ditaati, maka masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Tolitoli akan terus diperpanjang.

Selain cara-cara yang telah disebutkan, juga yang perlu dihindari menyentuh wajah menggunakan tangan, namun apabila terpaksa harus menyentuh wajah, maka pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu dengan sabun minimal 20 detik di air bersih yang mengalir, terapkan etika bersin dan batuk dengan benar menggunakan siku tangan bagian dalam atau tisu bersih, sebab, cairan yang diproduksi pada saat batuk dan bersin tersebut dapat menjadi media penularan virus corona.

Tetap gunakan masker, sebab, virus corona dapat menyebar melalui droplets dan dapat masuk ke dalam tubuh melalui selaput lendir seperti mata, mulut, dan hidung. Yang terpenting juga hindari interaksi secara langsung seperti berpelukan, berjabat tangan, dan lain sebagainya, selalu gunakan barang sendiri dan hindari untuk meminjam barang pada orang lain, selalu perhatikan jarak fisik dengan orang lain yakni minimal 1,5 meter, mencuci bahan makanan sebelum disimpan di dalam lemari pendingin dengan menggunakan cuka yang dapat membunuh bakteri, kuman, dan virus dengan cukup efektif, bersihkan selalu perabotan rumah secara rutin, Jika merasa tidak enak badan, lekas ke dokter dan melakukan aktivitas fisik secara rutin dan mengkonsumsi makanan sehat yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cara-cara itu semua dapat meningkatkan _immunitas humoural_ yang dapat meningkatkan perlawanan terhadap penularan virus di tubuh kita, jelas Arham, dan ditambahkan juga agar hindari stress.

“Kita bisa takut, tapi jangan sampai ketakutan”. Bila hal itu semua sudah kita lakukan secara berdisiplin dengan tetap bersabar dan bertawakkal kemudian selanjutnya kita serahkan semuanya kepada kehendak Allah SWT, kata Arham.

Reporter : DATRA HASAN

KEDISIPLINAN MASYARAKAT PERLU DITINGKATKAN Untuk Menekan Penularan Covid-19 di Kabupaten Tolitoli

Asrul Bantilan Sumbangkan 1000 APD Cegah Penyebaran Covid-19 di Tolitoli

Tolitoli (Sulteng), alasannews.id.--- Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tolitoli Moh.Asrul Bantilan berencana akan menyalurkan 1000 buah Alat Pelindung Diri ( APD) dalam waktu dekat ini.

Menurutnya APD yang akan di salurkan dalam bentuk berupa masker,Hand sanitazer dan pakaiyan pelindung diri untuk petugas kesehatan serta tim pencegahan covid 19 yang menjaga pintu keluar masuk Kabupaten Tolitoli.

" Barangnya sementara kita pesan dari luar jadi kalau sudah tiba di tempat langsung kita bagikan secepatnya," jelas Asrul Bantilan kepada wartawan belum lama ini.

Di katakan APD yang akan dia bagikan nanti adalah sumbangan secara pribadi dan tidak menggunakan uang Negara.Menurutnya kegiatan dalam bentuk sosial berupa bagi bagi APD ini adalah murni dari hasil kesepakatan musyawarah bersama keluarga.

" Saya bersama Isteri dan di bantu oleh beberapa orang terdekat akan turun langsung membagikan APD tersebut,". 

Lebih lanjut Moh.Asrul Bantilan Pembagian APD tersebut adalah semata mata bentuk kepedulian untuk membantu warga yang terdampak virus corona agar mereka tidak terkontaminasi penyebaran virus tersebut.

PembagianAPD juga akan di lakukan kepada petugas yang bekerja siang dan malam menjaga portal di perbatasan yang hampir sebulan lamanya disana semenjak Bupati mengeluarkan aturan buka tutup jalan perbatasan. Dirinya berharap semoga bantuan APD yang akan di salurkan nanti meski tidak terlalu banyak jumlahnya akan bermamfaat bagi warga dan petugas yang berjaga di perbatasan. (Aco).

Asrul Bantilan Sumbangkan 1000 APD Cegah Penyebaran Covid-19 di Tolitoli

BKD Tolitoli Tidak Bisa Bayarkan THR ASN Tolitoli, Begini Penjelasannya

 

Moment bupati Tolitoli saat pembagian bantuan langsung tunai (BLT) (foto ilustrasi)

TOLITOLI,alasannews.id.---- Kepala Badan Keuangan Daerah, Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah, akhirnya tidak bisa membayarkan tunjangan Hari Raya (THR) bagi ribuan aparat sipil negera (ASN).

"Kami mohon maaf yg sebesar-sebesarnya karena belum terbayarnya THR Lebaran bagi ASN di Kabuoaten Tolitoli yang kemungkinan akan TERBAYARKAN SETELAH LEBARAN ketika Pemerintah Pusat telah melakukan transferan berikutnya ke daerah Kabupaten Tolitoli".

Demikian kalimat permohonan kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Tolitoli, Moh Asrul Bantilan di yang dipublikasi luas di media baik online maupun media sosial, Kamis (21/5/2020).

Selengkapnya, begini penjelasan Kepala Badan Keuangan Daerah Tolitoli itu:

Assallamu Allaikum war.wab,..sekedar memberikan informasi terkait belum terbayarnya THR Lebaran bagi ASN di Kabupaten Tolitoli yang disebabkan karena terbatasnya dana transfer dari Pusat ke daerah Tolitoli dengan cara bertahap dan terjadinya pengurangan dana transfer ke Tolitoli pada awal bulan Mei ini hanya sebesar 29,8 milyar, dengan rincian pembayaran yang dilakukan pada bulan Mei ini sbb ;

1. Melakukan pembayaran gaji bulan Mei bagi ASN di Kabupaten Tolitoli sebesar 23,3 milyar ;

2. Melakukan pembayaran dana ADD tahap I bagi para Kepala Desa sebesar 11,1 milyar

; 3. Melakukan pembayaran Tambahan Penghasilan (TPP) bagi ASN selama 2 bulan sebesar 9,6 milyar ;

4. Melakukan pencairan penggunaan belanja tidak terduga utk bantuan penanganan Covid-19 sebesar 5 Milyar ;

5. Belum lagi melakukan pencairan terhadap kebutuhan menunjang program dan kegiatan yang ada di tiap OPD dalam bentuk tagihan GU/LS maupun tagihan TU utk bulan Mei ini.

Berdasarkan pertimbangan di atas sehingga kami betul-betul memilah utk melakukan pencairan karena semua kegiatan yg diatas juga sangat mendesak dilakukan untuk dicairkan,. Oleh karena itu utk mengantisipasi tidak terbayarnya THR lebaran bagi ASN dengan anggaran sebesar 23,3 milyar, maka kami menggantikannya dgn melakukan pembayaran TPP bagi ASN di bulan Mei ini sehingga ASN di Kabupaten Tolitoli mendapatkan TPP 2 bulan di bulan Mei ini.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2020 tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49/PMK.05/2020 tentang Petunjuk Teknis Pembayaran Tunjangan Hari Raya bagi PNS dan lain - lain lain maka diinformasikan juga sesuai pasal 15 yang berbunyi (1) Tunjangan hari raya dibayarkan paling cepat 10 hari kerja sebelum tanggal hari raya. (2) Dalam hal tunjangan hari raya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) belum dapat dibayarkan, tunjangan hari raya dapat dibayarkan setelah tanggal hari raya.

Kami mohon maaf yg sebesar-sebesarnya karena belum terbayarnya THR Lebaran bagi ASN di Kabuoaten Tolitoli yang kemungkinan akan TERBAYARKAN SETELAH LEBARAN ketika Pemerintah Pusat telah melakukan transferan berikutnya ke daerah Kabupaten Tolitoli. Demikian disampaikan utk diketahui. Terima kasih 🙏🙏🙏

Kepala BKD Kab. Tolitoli

*MOH. ASRUL BANTILAN, S.Sos.,M.Si*

Direlease oleh : *BAGIAN PROKOPIM SETDAKAB TOLITOLI*

BKD Tolitoli Tidak Bisa Bayarkan THR ASN Tolitoli, Begini Penjelasannya

BPR Lokadana cabang Tolitoli Bantu 25 Set APD untuk Tenaga medis

Tolitoli, alasannews.id.------ Di tengah pandemi virus corona (COVID-19) ini, setiap rumah sakit membutuhkan Alat Pelindung Diri (APD) Kesehatan untuk aktivitas tenaga medis dalam hal penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Menyadari kebutuhan yang mendesak tersebut, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Palu Lokadana Utama Cabang Tolitoli fokus mengarahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menyalurkan APD Kesehatan sebanyak 25 set untuk tenaga kesehatan dalam penanganan COVID-19 di Kabupaten Tolitoli.

Bantuan APD ini diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang BPR Palu Lokadana Utama Cabang Tolitoli Asnani dan diterima langsung oleh Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH MH selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli ditandai dengan penyerahan APD secara simbolis dan penandatanganan berita acara penyerahan.

Saat menerima bantuan APD tersebut, Bupati Tolitoli didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Anjasmara, S.Pt.,M.Si, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokopido Tolitoli dr. Hi. Danial, MM, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arham A. Jacub, SH, Kepala Bagian Hukum Mulyadi, SH.,MH pada Senin siang (11/5) di Aula Wisma Daerah Bale Tau Dako Lripu Tolitoli.

. Setelah menerimanya dari Pimpinan BPR, Bupati langsung menyerahkannya ke Dinas Kesehatan dan RSUD Mokopido Tolitoli. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tolitoli menyampaikan terima kasih kepada BPR Palu Lokadana Utama Cabang Tolitoli atas bantuan APD ini.

Hal ini menunjukkan kepedulian dan apresiasi semua pihak yang cukup tinggi dalam upaya memerangi Covid-19 di Daerah ini. Dengan bantuan APD ini, diharapkan tenaga medis dapat lebih terlindungi dan mendapatkan rasa aman selama menangani pasien, kata Bupati.

Sementara itu, Pimpinan BPR Palu Lokadana Utama Cabang Tolitoli Asnani menjelaskan bantuan yang diberikan ini merupakan wujud kepedulian bersama antara BPR dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli. Penyaluran APD ini dimaksudkan agar petugas kesehatan dalam menangani COVID-19 mendapat perlindungan maksimal.

Asriati/puan

BPR Lokadana cabang Tolitoli Bantu 25 Set APD untuk Tenaga medis

Kapal Nelayan di Pelabuhan Ikan Milik TJS Terbakar

TOLITOLI (Sulteng), alasannews.id.--- Kebakaran hebat terjadi di pelabuhan ikan milik TJS. Dua kapal pencari ikanndi perusahaan itu Dilaporkan habis dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 500 Juta.

 

Kapolres Tolitoli, AKBP Hendro Purwoko yang dikonfirmasi alasannews.id mengatakan, upaya penyelidikan sedang berjalan namun beberapa keterangan awal dari anak buah kapal (ABK) sudah di tangan kepolisian.

Kapal nelayan meledak dan mengeluar asap hitam yang tebal, setelah dikonfirmasi berjumlahndua buah kapal. 

Informasiyang dikumpulkan media ini menyebutkan, bahwa Pagi ini Sabtu (18/4) telah Terjadi Kebakaran, di Nalu belakang Hotel Anita.

Dilaporkan Pemadam Kebakaran (Damkar) sementara berusaha untuk memadamkan api di lokasi terbakarnya Kapal perusahaan ikan TJS. Dengan dibantunTNI dan Polri serta masyarakat kejadi pukul 06:30 akhirnya berhasil diatasi, kata Kapolres.

Beberapa waktu lalu alasannews.id mengkonfirmasi keheradaan pelabuhan tempat pendaratan beberapa perahu nelayan itu baik Dinas Perikanan dan Kelautan Tolitoli terakit izin pelabuhannya. Demikian Juga ke perusahaan namun belum ada konfirmasih lebih lanjut. Aktivitas di pelabuhan yang letaknya hampir disisi muara Sungai Lonti, Nalu.

Kapal Nelayan di Pelabuhan Ikan Milik TJS Terbakar

Soal respon Masyarakat Tolitoli Cegah Penularan Covid-19, Begini kata Bupati Alek Bantilan

Tolitoli, alasannews.id.----- Secara umum, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Tolitoli, baik yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 maupun yang baru menunjukkan reaktif hasil rapid test seluruhnya dalam kondisi baik dan stabil. Dengan kondisi tersebut sangat besar peluang bagi mereka untuk sembuh dari infeksi virus.

Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli mengatakan kemungkinan seorang pasien untuk sembuh dari infeksi virus baik Covid-19 atau virus-virus lainnya sangat besar asalkan ada dorongan dari pasien tersebut untuk bisa lebih kuat dari pada virus tersebut artinya pasien harus bisa lebih kuat mempertahankan tubuh sebelum virus itu akhirnya menghilang.

Yang terinfeksi atau dinyatakan positif mengidap virus berpeluang sembuh total bagi mereka yang ketahanan tubuhnya kuat dan tidak memiliki riwayat penyakit bawaan. Bupati Moh. Saleh Bantilan menjelaskan, 11 orang positif Covid-19 di Kabupaten Tolitoli yang ada saat ini rata-rata berusia produktif dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

Menurut Moh. Saleh Bantilan, berdasarkan beberapa literatur medis yang ia baca, orang yang masih produktif dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat antibodinya dapat berproduksi 2 sampai 3 kali lipat dibandingkan dengan yang sudah lanjut usia.

Oleh sebab itu, salah satu cara untuk bisa sembuh bagi yang sudah terserang virus serta bisa mencegah bagi yang punya potensi untuk terserang virus adalah jangan stres dan jangan panik, sebab jika stres dan panik maka antibodi akan lambat berproduksi sehingga kita mudah terserang. Stres hanya membuat kondisi jiwa kita yang tersugesti (psikosomatik) dan selanjutnya membuat tubuh menjadi lemah, tambah Bupati mengutip pendapat ahli.

Meskipun memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli tetap menyarankan setiap orang untuk tetap disiplin dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna mencegah penularan virus corona.

Pencegahan dapat dilakukan dengan rajin mencuci tangan pakai sabun selama kurang lebih 20 detik di air mengalir, makan makanan bernutrisi tinggi seperti sayur dan buah, berolahraga teratur serta istirahat yang cukup. Sebagai _clossing statemen_, Bupati mengatakan hikmah yang dapat diambil dengan adanya Covid-19 ini, semua orang jadi sadar sehat.

Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Tolitoli khususnya untuk senantiasa menumbuhkan rasa optimisme untuk bisa melawan virus corona ini, selain itu masyarakat juga diajak untuk meningkatkan pengetahuan tentang virus sehingga tidak membuat asumsi-asumsi salah yang justru dapat membuat kepanikan.

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli Arham A. Jacub, SH menyampaikan bahwa sampai dengan hari Sabtu tanggal 16 Mei 2020 sudah dilakukan rapid test terhadap 1.187 orang dan dari jumlah tersebut hanya 89 orang yang terkonfirmasi reaktif atau hanya 7,4 %.

Dari data ini dapat diasumsikan bahwa masyarakat kita memiliki disiplin yang tinggi dalam melakukan upaya pencegahan penularan virus. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) yang tercatat sampai saat ini berjumlah 135 orang dan baru sekirtar 16,2 % di antaranya (22 orang) yang dinyatakan selesai masa pemantauan atau dinyatakan steril, sementara yang 113 orang atau 83,8 % masih akan terus dipantau.

Arham mengatakan, bahwa sesuai instruksi Bupati Tolitoli selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli maka rapid test selanjutnya hanya dilakukan pada orang yang pernah kontak dengan pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 dan pernah kontak dengan pasien yang baru terkonfirmasi reaktif hasil rapid test melalui upaya tracking (penelusuran). Saat ini masih tersedia kurang lebih 3000 alat rapid test dan akan diadakan lagi sekitar 10 ribu rapid test jelas Arham. Reporter : *ASRIATI RAMLAN*

Soal respon Masyarakat Tolitoli Cegah Penularan Covid-19, Begini kata Bupati Alek Bantilan

33 HARI Ke Depan, Perbatasan Tolitoli Ditutup

Tolitoli, ALASANNEWS.ID.----Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah memperpanjang penutupan perbatasan sampai 33 Hari ke depan, banyak dibahas warga net (Facebook) para facebookers.

Ini bagus untuk melindungi warganya dari ancaman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), penutupan sementara jalur masuk ke wilayah Kabupaten Tolitoli kembali diperpanjang untuk tahap ketiga.

Salut dan mendukungpyn bergelora diwarga net yang Sejak awal maupun baru pro Penutupan sementara jalur masuk tahap ketiga ini berbeda waktunya dengan tahap pertama dan tahap kedua yang masing-masing hanya 14 hari.

Pada tahap ketiga ini mulai berlaku tanggal 27 April 2020 jam 00.00 wita sampai tanggal 29 Mei 2020 atau selama 33 hari. Batas waktu penutupan sementara tahap ketiga itu disesuaikan dengan masa berakhirnya tanggap darurat bencana Covid-19 yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Keputusan untuk memperpanjang penutupan sementara jalur masuk ke Wilayah Kabupaten Tolitoli itu diambil dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Wisma Daerah Bale Tau Dako Lipu pada sabtu malam (25/4) dipimpin oleh Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, perangkat daerah terkait serta Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Tolitoli.

Rakor ini digelar mengingat penutupan sementara jalur masuk tahap kedua akan berakhir pada Minggu malam tanggal 26 April 2020 jam 00.00 wita. Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH MH mengatakan Pemda tetap berkomitmen untuk mencegah masuknya virus Corona ke wilayah Kabupaten Tolitoli melalui pergerakan orang dalam jumlah yang besar.

Olehnya itu, Bupati meminta kepada warganya yang saat ini masih berada di luar daerah agar bersabar dengan kondisi ini untuk jangan dulu pulang ke Tolitoli, apalagi saat ini ada larangan mudik yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah.

"Di Bulan Ramadhan ini mari kita sama-sama berdoa agar wabah virus ini cepat berakhir sehingga kehidupan keagamaan, sosial, dan ekonomi kita akan kembali normal", harap Bupati.puan/bp

33 HARI Ke Depan, Perbatasan Tolitoli Ditutup

Tolitoli Siap Dana Penangan Covid-19 Rp 16 M, Bupati Alek: Kurang Kita Tambah

TOLITOLI, alasannews.id.---- Bupati Tolitoli, Sulawesi Tengah Moh Saleh Bantilan meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) maksimal melakukan rasionalisasi anggaran untuk penanganan covid-19. Dalam keterangannya kepada alasannews.id, Moh Saleh Bantilan meminta dukungan semua pihak kepada pemerintah agar Tolitoli benar-benar terbenas dari wabah covid-19. "Insya Allah kita--Tolitoli--bebas dari covid-19 kalau masyarakat mau membantu dengan cara mengikuti himbauan pemerintah seperti berdiam di rumah, menjaga jarak. Saya akan maksimal mengalokasikan Dana sebagaimana yang kita punyai," ujar Alek sapan Moh Saleh Bantilan. Sementara Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Tolitoli, Asrul Bantilan, S.Sos, mengatakan, dari hasil rasionalisasi disemua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), penggunaan anggaran tak terduga yang disiapkan untuk percepatan penanganan virus corona atau Covid-19 di angka Rp16 miliar. “Untuk tahap pertama, dana tak terduga yang sudah redi di kas daerah sebesar Rp16 miliar, yang akan diperuntukkan penanganan Covid-19. Anggaran ini dari rasionalisasi yang dilakukan oleh semua OPD,” kata Asrul Bantilan kepada wartawan Jumat (17/4). Ketersedian anggaran tersebut juga sudah dilaporkan kepada Bupati Tolitoli. Bahkan jika dana tersebut belum juga mencukupi untuk penanaganan virus corona, bupati menyarankan untuk melakukan rasionalisasi kembali APBD di setiap OPD sampai 50 persen. Dikatakan, anggaran yang tersedia saat ini nantinya akan dikelola oleh Gugus Tugas Covid-19 yang telah di SK-kan oleh Bupati Tolitoli melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli. “Dinas Keuangan hanya menyiapkan anggarannya adapun yang menggunakannya adalah Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tolitoli, lewat BPBD sebagai leading sectornya,” urainya. Dia menambahkan penyusunan rencana program dan kegiatan dengan dukungan anggaran disusun oleh Tim Percepatan Penanangganan Corona COVID-19, didampingi oleh Aparat Penegak Hukum (APH). Sementara untuk proses pencairan anggaran, pihak BPBD baru mengajukan proposal permintaan anggaran baru sebesar Rp5 miliar. “Pihak BPBD juga baru mengajukan proposal anggaran sebesar Rp5 miliar, pada Rabu (15/4/2020) kemarin,”ungkapnya.puan

Tolitoli Siap Dana Penangan Covid-19 Rp 16 M, Bupati Alek: Kurang Kita Tambah

Please insert your API key for mailchimp.

Image

Download Our Mobile App

Image
Image