Manfaat Mengajarkan Berpuasa kepada Anak di Bulan Ramadhan

Manfaat Mengajarkan Berpuasa kepada Anak di Bulan Ramadhan

Gorontalo Alasannews.Id-- Selain memberikan pengasuhan agama, mengajarkan anak berpuasa juga memiliki manfaat yang besar. Contoh seperti anak Usia 5 tahun Prabowo Zulfianto Hasan salah satu santri T.K. yang berprestasi di Ponpes Alfalah Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Alhamdulillah ayahnya telah mengajarkannya berpuasa selama bulan ramadhan berjalan. Sabtu 16/5/2020. sebagai orang tua yang bertanggung jawab atas anak yang merupakan amanah dari Allah, akan lebih baik jika orang tua mengajari anak untuk menunaikan puasa sebagai proses pembiasaan diri hingga kelak besar nanti anak-anak sudah terbiasa. Ketika Saat anak sudah berusia 5 tahun atau sudah bisa bicara dua arah, maka wajiblah anak itu diperkenalkan manfaat bulan puasa kepada anak-anak kita. ”Sesungguhnya Bahwa umat Islam menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh dibulan ramadhan, setelah itu lebaran. Perkenalan itu memiliki manfaat, anak sudah familiar tentang puasa. Manfaat lainnya, antara lain: Pertama. Melatih anak lebih disiplin. Dengan berpuasa, anak menjadi lebih tahu aturan, kapan boleh dan kapan yang tidak untuk makan dan minum, serta bertutur kata yang jujur. Kedua. Anak belajar tentang nilai. Secara umum, orang tua akan berkisah bahwa puasa seperti merasakan lapar orang-orang yang tidak mampu. Menurut ayahnya Prabowo Zulfianto, boleh saja menceritakan seperti itu, namun cerita tersebut jika tidak dibarengi hal konkrit, seperti misalnya mengunjungi panti-panti asuhan, atau sedekah, hingga manfaat lainnya dibulan ramadhan itu. Selain anak bisa merasakan, anak juga bisa menghargai apa yang sudah dia miliki,. Sehingga anak tidak mudah komplain terhadap keinginannya, karena dia mengetahui masih banyak orang yang kekurangan. Nah yang ketiga : Puasa dapat membangun kecerdasan anak serta kebersamaan dengan keluarga. Aktivitas sahur atau buka bersama di keluarga membangun kebersamaan antara anggota keluarga. Yang tadinya mungkin komunikasinya kurang, bisa terjalin dengan baik ketika sahur atau buka puasa. Yang tadinya sendiri-sendiri, jadi bareng. Dari kebersamaan itu, terbangun kedekatan, konsolidasi dengan keluarga, lebih akrab, menambah kedekatan dalam keluarga. Disisi lain pula Puasa menambah ilmu pengetahuan bagi mereka. Orang tua bisa menjelaskan pada anak bahwa sesungguhnya puasa dapat bermanfaat bagi kecerdasan, kesehatan, karena dengan berpuasa tubuh akan mengalami detoksifikasi atau membuang racun-racun dalam tubuh dan membersihkan alat pencernaan apalagi cocok di situasi covid-19 agar virus-virus tersebut segera berakhir. Kemudian Selama bulan ramadhan, orang tua bisa melatih anak beribadah lain, seperti sholat berjamaah, mengaji bersama dan hafalan doa-doa. Seperti yang sudah di lakukan oleh Santri yang Tampan ini Prabowo Zulfianto. Membangun kreativitas. Di masa belajar berpuasa, anak sulit mengendalikan diri dalam hal emosi seperti keinginan makan atau minum. Orang tua harus bisa mengalihkan perhatian anak dari rasa lapar dan haus itu. ”Kalau tidak dibantu orang tua, anak agak sulit mengendalikan hal itu,” ujar ayahnya Prabowo Zulfianto (Zulkarnain) Karena itulah, di bulan puasa ini, orang tua diajak untuk kreatif agar perhatian anak teralih. Keluarkanlah ide-ide baru dalam satu permainan, seperti misalnya main lego bareng, bercerita bersama, atau membuat bukaan bersama yang membuat perhatian anak teralihkan. Alhamdulillah anak Usia 5 tahun ini selama puasa ramadhan berjalan puasanya tidak pernah bolong itu kerena terus di ajari, dibimbing oleh ayah dan kakeknya tercinta serta dukungan dari Guru-gurunya yang terhormat. Semoga ini menjadi contoh yang baik kepada anak-anak usia dini lainnya dan bermanfaat. Aamiin ya robbal'alamin. Sabtu 16/5/2020

Author’s Posts