kesehatan

All Stories

Bamkamdes Binontoan, Iswadi yang Bertugas Diportal Satgas Covid 19 Meninggal Dunia

Tolitoli, alasannews.id.---- Iswadi (35 th), Tenaga Bantuan Keamanan Desa (Bankamdes) Binontoan Kecamatan Tolitoli Utara, Tolitoli dikabarkan meninggal mendadak, Sabtu (23/5/2020) dinihari 01.00 mendadak meninggal.

Sumber yang dihubungi alasannews.id, hari ini menyebutkan almarhum, sebelumnya tanpa ada keluhan tiba-tiba menghembuskan nafas terakhir.

Saat itu almarhum sedang bertugas sebagai penjaga portal perbatasan Tolitoli-Buol. Bahkan saat menghembuskan nafas terakhir masih menggunakan baju atau pakaian dinasnya.

Saran kami buat Pemerintah Daerah dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan m p Agar memberi PENGHARGAAN dan UANG DUKA buat keluarga Almarhum atas JASA dan4 PENGORBANANNYA M bENJAGA dan MENGAWAL wilayah Tolitoli di Gerbang Utara .

Almarhum merupakan salah seorang pejuang covid 19 karena bertugas di tapal batas antar kabupaten.

Bamkamdes Binontoan, Iswadi yang Bertugas Diportal Satgas Covid 19 Meninggal Dunia

Pasien Covid-19, 11 Dinyatakan Sembuh di Sulteng

 

PALU, alasannews.id.-– Pemerintah Sulawesi Tengah kembali melaporkan perkembangan Covid-19. “Hari ini ada penambahan pasien positif baru 2 orang, dari Banggai 1 orang dan Poso 1 orang. Sehingga, total menjadi 117 kasus”, ujar Jubir Pusdatina Covid 19 Pemprov Sulteng, Haris Kariming dalam keterangannya, Kamis (21/5/2020) sore.

Selain ada penambahan pasien positif kata Haris, alhamdulillah hari ini juga ada penambahan pasien sembuh sebanyak 11 orang. “Hari ini juga ada pasien sembuh 11 orang, 2 di Kota Palu, Sigi 1 dan 8 di Kabupaten Buol”, tambahnya.

Dengan demikian, jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh sekarang menjadi 37 orang. Kmudian, 4 orang telah meninggal dunia. Sisa dari yang dinyatakan sembuh dan meninggal dunia sebanyak 76 orang. Pasien sebanyak 76 orang itu, saat ini masih menjalani isolasi dan perawatan, masing-masing dirawat di RSUD Undata 1 orang, RSU Anutapura 3 orang, RS Madani 3 orang, RS Poso 4 orang, RS Mokopido Tolitoli 4 orang, RSU Mokoyuri Buol 5 orang, Rusunawa Pemkab Buol 33 orang, RSU Kolonodale 2 orang, RSU Banggai 3 orang, RSUD Morowali 3 orang, isolasi di fasilitas pemerintah Tolitoli 7 orang, isolasi fasilitas Pemerintah Kab. Bangkep 1 orang, 3 di Morowali, isolasi mandiri di RS Bahteramas 1, isolasi RS Pramata Pandangan Buol 5, isolasi fasilitas pemkab Poso 1 dan 1 SKB Kabupaten Banggai.

Sementara, ODP baru hari ini sebanyak 1 orang, selesai masa ODP 3 orang, sehingga jumlah ODP hari ini 278 orang yang sebelumnya 280. Selanjutnya, untuk PDP 1 kasus baru, selesai masa PDP 3 orang, sehingga total PDP hari ini 21 orang yang sebelumnya 22. Untuk sebaran kasus Positif di Sulteng, Kabupaten Buol menjadi wilayah terbanyak yakni 52 kasus, di susul Kota Palu 18, Morowali Utara 13, Tolitoli 11, Poso 9, Morowali 6, Banggai 4, Sigi 3 dan Bangkep 1. Sementara, 4 Kabupaten lainnya, Donggala, Parigi Moutong, Banggai Laut dan Touna belum ada kasus positif.

Pasien Covid-19, 11 Dinyatakan Sembuh di Sulteng

Wah... Covid-19 Mulai Ganas, Tolitoli Positive 9 Kasus

Tolitoli, alasannews.id.---- Meskipun secara nasional penyebaran covid-19 diprediksi mulai melemah, di Tolitoli Sulawesi Tengah tampak sebaiknya. Juru bicara covid-19 Pemda Tolitoli, Arham Jacob SH menyebutkan bahwa perkembangan terakhir kasus di Tolitoli bertambah dari 5 orang menjadi 9 Kasus. " Kalau tadinya Lima kasus, bertambah empat orang sehingga menjadi sembilan kasus," papar Arham. Berikuti pengumuman Pemda di akun FB:

*PENGUMUMAN*

_*Positif Covid – 19 di Tolitoli sudah 9 Orang*_

Sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya bahwa ada 5 (lima) orang di Kabupaten Tolitoli yang terpapar Covid-19, dan pada hari ini (Selasa, 12 Mei 2020) kami umumkan ada ketambahan 4 (empat) orang lagi yang terkonfirmasi Positif Covid-19 yang kami rinci dari masing-masing wilayah Puskesmas (PKM) yakni :

1. PKM Galang (Laki-Laki 20 thn)

2. PKM Dondo (Laki-Laki 30 thn)

3. PKM Dampal Selatan (Laki-Laki 36 thn)

4. PKM Baolan (Laki-Laki 68 thn) 

Konfirmasih tersebut diperoleh setelah dilakukan penelitian sampel swab terhadap 10 sampel yang dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dan hasilnya 4 sampel terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, ke empat orang tersebut dilakukan isolasi di tempat Karantina yang disiapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli.

*Dengan demikian sampai hari ini (Selasa, 12 Mei 2020) jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Tolitoli sudah sebanyak 9 (sembilan) orang.

* Demikian Pengumuman ini disampaikan untuk dimaklumi. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli, *ARHAM A. JACUB, SH*

Wah... Covid-19 Mulai Ganas, Tolitoli Positive 9 Kasus

Bertambah Delapan, Kasus covid-19 di Buol Menjadi 37 Orang

Buol, alasannews.id.---- Pasien positif covid-19 di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah Hari ini bertambah delapan atau menjadi 37 orang. Terkait hal itu, Pemerintah Pusat sudah menyetujui untuk pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk ditetapkan di sana.

Berdasarkan data Jumlah positif Corona Virus Disease (Covid-19) atau Virus Corona di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bertambah 8 kasus baru. Data pada Minggu (10/5/2020), jumlah positif Corona di Sulteng bertambah menjadi 83 kasus dari sebelumnya sebanyak 75 kasus.

Hal tersebut berdasarkan data yang dirilis Pusdatina Corona Virus Disease (Covid-19) Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, Minggu (10/5/2020) Pukul 16.00 Wita, yang sesuai dengan Data Gugus Covid-19 Nasional. Tambahan positif 8 kasus baru ini terjadi di Kabupaten Buol, sehingga saat ini menjadi 37 kasus (sebelumnya 29 kasus).

“Hari ini ketambahan 8 orang positif baru yang diisolasi dan dirawat di Rusunawa Pemkab Buol ,” kata Jubir Pusdatina Covid 19 Pemprov Sulteng, Haris Kariming dalam keterangannya, Minggu (10/5/2020) sore.

Dari 83 kasus tersebut, 12 orang dinyatakan sembuh dari Corona dan 3 meninggal dunia. 

Data juga menyebutkan sebanyak 68 orang masih menjalani isolasi dan perawatan, masing-masing dirawat di RSUD Undata 5 orang, RS Madani 6 orang, RSU Anutapura 5 orang, RSU Poso 6 orang, RS Mokopido Tolitoli 3 orang, RSU Mokoyuri Buol 5 orang, Rusunawa Pemkab Buol 32 orang, 24 orang diisolasi di fasilitas Pemda Tolitoli, 1 orang fasilitas Pemkab Bangkep, RSU Kolonodale 2 orang, isolasi mandiri 1 orang di Kabupaten Morowali. Hari ini Pasien Dalam Pengawasan (PDP) baru 1 orang dan selesai status PDP 1 orang. Jadi jumlah PDP hari ini sebanyak 35 orang atau tidak berubah dari sehari sebelumnya. Sebanyak 35 orang PDP itu, masing-masing dari Kota Palu 12 orang, Sigi 1 orang, Donggala 4 orang, Parigi Moutong 1 orang, Touna 1 orang, Poso 5 orang, Buol 2 orang, Tolitoli 2 orang, Morowali 4 orang dan Morowali Utara 3 orang. PDP sebanyak 35 orang ini, 11 orang melakukan isolasi mandiri, 3 dirawat di RSUD Undata, 2 di RS Madani, 6 orang di RSU Anutapuara (1 Rujukan Donggala dan 5 rujukan Poso), 1 di RS Anuntaloko Parigi, 2 di RSUD Mokoyurli Buol, 3 di RSUD Morowali, 3 di RSUD Kolonodale, 1 di RS Kabelota Donggala dan 2 isolasi di Gedung Sanggar Seni Kesenian Tolitoli. Satu PDP di Kota Palu yang meninggal dunia masih menunggu hasil swab.

. Selanjutnya, ada penambahan 8 ODP baru dan selesai masa ODP 3 orang, sehingga hari ini jumlah ODP menjadi 153 orang yang sebelumnya 148. ODP 153 orang itu, masing-masing dari Kota Palu 6 Orang, Sigi 1 Orang, Donggala 10 orang, Parigi Moutong 8 orang, Poso 1 orang, Tojo Unauna 4 orang, Tolitoli 38 Orang, Buol 60 orang, Banggai 16 orang, Banggai Kepulauan (Bangkep) 2 orang, Banggai Laut 1 orang, Morowali 4 orang dan Morowali Utara 2 orang. Data ini akan terus mengalami perubahan seiring perkembangan Covid-19 di Sulteng, sehingga diharap terus mengikuti update informasi data resmi terbaru Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng. puan

Bertambah Delapan, Kasus covid-19 di Buol Menjadi 37 Orang

Gorontalo Ketambahan 16 Positif Covid-19

Gorontalo. Alasannews.Id.-- Daerah Provinsi Gorontalo tercinta ketambahan lagi 16 orang Kasus Positif Covid-19, Satunya Tenaga Medis RSAS melalui hasil Konferensi pers gugus tugas Provinsi Gorontalo. 

Hasilkonferensi pers juru bicara tim medis gugus tugas Provinsi Gorontalo dr. Triyanto Bialangi, Rabu (20/5/2020) mengumumkan pasien positif Covid-19 yang bertambah, berdasarkan hasil laporan masuk dari laboratorium Balai POM provinsi Gorontalo yang di himpun oleh beberapa awak media salah satunya Alasannews.Id Gorontalo.

Untuk pasien yang telah sembuh ada satu orang, yakni pasien 21, AD laki-laki 37 tahun Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, riwayat perjalanannya yaitu dari Suka Bumi. Setelah menjalani pemeriksaan sweb dua kali hasilnya tetap negatif alhamdulillah.

Di lain hal lagi 1. Pasien 29 Hl perempuan, 46 tahun Moodu, Kota Timur dan Pasien 30 ASD laki-laki 35 tahun Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, adalah tenaga kesehatan di RSAS. Tinggal di Hotel Damhil, keadaan baik dan akan dirawat di Mess Haji. Pasien 31 inisial SA 36 tahun Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur.

Pasien memiliki riwayat pernah kontak dengan pasien 22. Pasien 32 inisial ARU Kelurahan Padebuolo, Kota Timur. Pasien merupakan anak dari pasien 22. Pasien 33 inisial MSU, perempuan, Kelurahan merupakan ponakan dari pasien 22. Pasien 34 FS 12 tahun Padebulo merupakan tetangga dari pasien 22. Pasien 35 IU merupakan ponakan dari pasien 22. Pasien 36, inisial AH laki-laki 26 tahun Kelurahan Ipilo, pasien merupakan tetangga dari pasien 28. Pasien 37 AS laki-laki 43 tahun Kelurahan Padebulo merupakan tetangga dari pasien 22. Pasien 38 REN laki-laki merupakan tetangga dari pasien 22. Pasien 39 VS perempuam 48 adalah tetangga pasien 22 Pasein 40 FS 48 tahun Kelurahan Padebuolo. Pasien 41 inisial SK perempuan 15 tahun Kelurahan Padebuolo merupakan tetangga dari pasien 22. Pasien 42 MB 62 tahun Kelurahan Ipilo Kota Timur. Pernah kontak dengan pasien 22. Pasien 43 HP 66 tahun Kelurahan Ipilo, merupakan teman dari pasien 22. Pasien 44 WN perempuan, 36 tahun Desa Pentadio Kecamtan Telaga. Hasil trackking kontak dengan pasien 09.

Sehingga, data sebaran kasus Covid-19 di Gorontalo ada 44 kasus, meninggal 2 orang, 16 orang sembuh. 10 orang masih dirawat di RSAS Kota Gorontalo. Intinya marilah kita saling mengingatkan bahayanya virus tersebut. Sudah sekian lama virus ini menyebar di seluruh masyarakat gorontalo baiknya apasalahnya kita ikuti sejenak aturan pemerintah jika ini di biarkan maka apa yang akan terjadi selajutnya, antara pemerintah dan masyarakat akan ada bentrok jadinya. Rabu, 20/5/2020 .P

 Oktavianis:Vidyani

Gorontalo Ketambahan 16 Positif Covid-19

"Bahaya Disinfektan , Seorang Warga Asal Gorontalo Meninggal"

Gorontalo-alasannews.id.----- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pernah merilis himbauan kepada Masyarakat Indonesia agar kiranya berhati-hati terhadap penyemprotan langsung ke tubuh manusia. Sebab, penyemprotan alkohol atau klorin langsung ke seluruh tubuh manusia justru bisa memberikan efek samping seperti iritasi kelenjar mukosa hingga memicu kanker.

Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Prof Dr Fredy Kurniawan MSi pernah menyebutkan jika imbauan WHO itu bisa menjadi peringatan kepada masyarakat bahwa bahan kimia perlu ditangani dengan benar. Artinya, tidak sembarang orang boleh meramu disinfektan atau antiseptik mandiri.

Hanya mereka yang memiliki pengetahuan tentang kimia yang bisa melakukannya. “Bila dilakukan oleh orang yang tidak punya kompetensi dan kapabilitas yang cukup dalam meramu dan menggunakan secara benar, maka akan sangat berbahaya bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan.

Baik dalam waktu dekat dan jangka panjang,” Di Ketahui Di Gorontalo baru-baru ini ada korban meninggal asal Kabupaten Bone Bolango seorang perempuan bernama Aswati Lahamutu (45) di duga meninggal karena disinfektan. Keluarga korban sudah melaporkan kejadian ini kepada Pihak Kepolisian di Mapolda Gorontalo.

Faris Lahamutu (57) kakak laki-laki korban, menceritakan, peristiwa bermula pada hari Kamis (16/4/2020) sekitar pukul 17.00 wita di mana saat itu Aswati bersama anaknya Steven Indra Maksud (24) berada di rumah saat petugas gugus tugas desa datang.

“Mungkin khawatir dengan penyebaran virus corona, petugas gugus lantas meminta ijin menyemprotkan disinfektan ke seluruh bagian luar dalam rumah, termasuk korban,” ujar Faris, saat memberikan keterangan di Polda Gorontalo, Senin (11/5/2020). 

Setelah itu, berselang lima menit kemudian korban dari dalam kamar berteriak minta tolong kepada anaknya. Saat ditemukan korban sudah berlumuran darah. Mulut berbusa keluar darah, hidung juga keluar darah. Upaya ke rumah sakit sudah dilakukan, namun tidak tertolong, tutur Faris.

Faris juga mengaku jika pihaknya telah berupaya meminta pertanggungjawaban dari pemerintah setempat, namun saat itu jawaban Camat setempat yang harus memprotes adalah keluarga dekat, seperti suami atau anak korban.

Menyambung ucapan Faris, pengacara keluarga korban, Rivky Mohi menambahkan, laporan polisi dibuat karena adanya dugaan kelalaian dalam penyemprotan desinfektan hingga meninggalnya saudara kandung dari kliennya. Polda Gorontalo melalui Kabid Humas, Wahyu Tri Cahyono, ikut membenarkan laporan polisi keluarga korban “Iya benar, sudah diterima pihak kepolisian, masih akan diselidiki dulu. Nanti selanjutnya bagaimana diinformasikan lagi,” kata Wahyu singkat.

Berita ini belum terkonfirmasi dari tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bone Bolango. Semoga dengan kejadian ini, tidak ada lagi yang meramu bahan disinfektan sendiri secara asal-asalan tanpa ilmu pengetahuan yang benar serta bukan orang yang tidak paham akan penggunaan disinfektan & Bahayanya..Vidya oktaviani

"Bahaya  Disinfektan , Seorang Warga Asal Gorontalo Meninggal"

Lagi, Pasien Terduga Covid-19 Meninggal Di Palu

Palu، Alasannews.id.---- Setelah menjalani perawatan serius selama 2 hari di RS. Anutapura.

Dengan demikian catatan kasus meninggal karena Covid 19 di Palu Sulawesi Tengah menjadi Hari ini, pasien berinisial H menghembuskan nafas terakhirnya pukul 19.00 WITA.

Demikian ungkap Plt RS. Anutapura Palu Drg. Herry Mulyadi. Rencana nya malam ini juga jenazah akan dikuburkan di pemakaman khusus corban Covid 19 di Desa Poboya. Kecamatan Mantikolore. Dari hasil tes rapid pasien berinisial H adalah positif. 

kita tunggu saat ini hasil swab yang kemungkinan beberapa hari lagi.

sementara Pemda Sulteng masih terus memperketat arus transportasi baik darat, laut maupun udara, kata Gubernur Sulteng Longki Djanggola. Az.

Lagi, Pasien Terduga Covid-19 Meninggal Di Palu

IDI Tolitoli Rilis Mantan Dirut RSU Mokopido Positif Covid-19

Tolitoli, alasannews.id.----- Mantan Dirut RSU Mokopido Tolitoli, Sulawesi Tengah Dr H mansyur dinyatakan positif tertular Covid-19. Kabar ini begitu mengejutkan dunia medis di Provinsi itu Dan salah seorang dokter senior di RS milik pemerintah daerah tersebut.

Rilis berita Ikatan Dokter Indonesia Cabang Tolitoli, yang ditandantangi Ketuanya dr Sofyan Lahadja menyebut bahwa Satu dari Empat pasien yang baru saja dinyatakan positif Covid-19 adalah dr. Mansyur.

Ia dinyatakan positif covid-19 pada 12 Mei 2020 setelah ikut memeriksakan diri pada 8 Mei 2020 lalu. Kerahasaiaan identitas pasien Covid-19 sesuai aturan sangatlah ketat dan dijaga untuk tidak dibuka ke publik. Namun demikian, IDI Tolitoli menegaskan bahwa regulasi itu perkecualian jika ada persetujuan dari pasien yang bersangkutan.

"Regulasi mengatur bahwa data pasien covid-19 tidak bisa dibuka ke Publik, kecuali salah satunya atas persetujuan dari pasien dan pernyataan bersedia disampaikan ke Publik," terang IDI. 

Pengurus IDI Cab Tolitoli, prihatin karena atas apa yang menimpa dr. Mansyur salah saorang anggotanya yang juga pernah menjadi Direktur RSU Mokopido itu terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab. Kenadati begitu, rasa syukur diungkapkan karena keadaanya sampai saat ini masih baik-baik.

"Alhamdulillah beliau keadaannya sampai saat ini baik. Setelah kami melakukan komunikasi dengan beliau, via telp, untuk kepentingan tracing, beliau menyampaikan pernyataan dan dan agar disampaikan ke Masyarakat Kab Tolitoli," ungkap IDI Tolitoli.

Berikut Pernyataan Senior kami dr. H. Mansyur.

Assalamu Alaikum War.Wab. Alhamdulillah, dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa atas Rahmat dan Inayahnya sehingga sampai hari ini masih tetap sehat walafiat. Sebagaiman teman2 semua sdh mendengar atau membaca bahwa berdasarkan hsl pemeriksaan swab yg dilaksanakan pd tgl 8 Mei 2020 dan hslnya diumumkan pada tgl 12 Mei 2020, dinyatakan hasilnya Positip 4 org dan salahsatu dari 4 orang itu adalah saya.

Berita ini tentu sangat berat dan sangat memukul bagi saya apalagi keluarga saya, tapi itulah kenyataan yg sy harus terima. Saya sekarang berstatus penderita Covid 19 yg dapat menularkan virus Covid 19 kepada setiap orang yg kontak langsung. Sore itu, Jumat 8 Mei 2020 sy tdk sakit atau gejala sakit, sy mendapat informasi bahwa sore itu ada pemeriksaan swab untuk dokter2. Jadi sy pun minta ikut diperiksa, dan hasilnya diluar perkiraan saya.

Untuk itu kepada teman2 semua; kepada masyarakat Tolitoli dan sekitarnya yg pernah kontak langsung dgn saya, pada kesempatan ini sy mohon maaf beribu maaf karena akibat kontak langsung dgn sy maka teman2, bapak/ibu harus diperiksa oleh petugas kesehatan jangan sampai tertular Covid 19. Dan sy juga menghimbau kepada teman2, bapak/ibu yg pernah kontak langsung dng saya dan belum dihubungi oleh petugas kesehatan kiranya dapat secara sukarela melaporkan diri ke petugas kesehatan.

Demikian penyampaian dari sy dan saya bersama keluarga minta keikhlasan teman2 semua untuk mendoakan kapada Allah SWT agar sy bersama keluarga diberikan kekuatan dan kesehatan sehingga bisa bebas dari virus Covid 19. Wassalam. Demikian penyampaian kami, semoga semua pasien konfirmasi positif Covid-19, ODP dan OTG diberikan kekuatan dan kesembuhan dari Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa. Kepada dr. H. Mansyur dan Keluarga mari kita doakan agar senantiasa diberikan ketabahan, dan kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin YRA

Terkait hal tersebut, dalam Rilis Berita yang di tandatangani KEtua IDI Tolitoli, dr. Moh. Sofyan, Sp.B., FICS dan Sekretarisnya, dr. Faisal YK, Sp.Rad., M.Kes., IDI menghimbau kepada seluruh masyarakat Kab Tolitoli, agar tetap disiplin pada protokol Kesehatan yang dianjurkan Pemerintah.puan

IDI Tolitoli Rilis Mantan Dirut RSU Mokopido Positif Covid-19

Tracing Covid-19 di Kabupaten Tolitoli : SUDAH LEBIH DARI 13 RIBU ORANG YANG DISCREANING

 Tolitoli, alasannews.id.----- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli melalui Dinas Kesehatan secara rutin melakukan tracing terhadap orang-orang yang diketahui punya riwayat perjalanan dari luar daerah ke wilayah Kabupaten Tolitoli.

. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli Arham A. Jacub, SH mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli, sejak tanggal 17 Maret 2020 sampai dengan hari Sabtu 9 Mei 2020, jumlah orang yang discreaning oleh surveilans di 15 Puskesmas se Kabupaten Tolitoli sudah mencapai 13.989 orang.

Dari jumlah tersebut total Orang Dalam Pemantauan (ODP) hanya sebanyak 62 orang namun 22 orang di antaranya sudah selesai masa ODP sehingga masih ada 40 orang dengan status ODP dan masih harus menunggu hasil rapid test kedua.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Tolitoli sampai saat ini berjumlah 15 orang. Dari jumlah PDP tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 5 orang dan 8 orang dinyatakan negatif sedangkan sisanya 2 orang masih berstatus PDP. Saat ini ada 14 orang yang dikarantina di fasilitas Karantina yang disiapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli.

Dari 14 orang tersebut terdapat 2 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang diisolasi di ruang khusus di tempat Karantina. Arham A. Jacub juga menjelaskan bahwa pada Minggu siang (10/5) juga dilakukan rapid test terhadap 16 orang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Ferry Julung-Julung yang tiba dari Kota Tarakan Kalimantan Utara dan merapat di Pelabuhan Hi. Hayyun Tolitoli.

Dari keseluruhan ABK yang terkonfirmasi reaktif sebanyak 7 orang. Berdasarkan kondisi tersebut Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memerintahkan untuk melarang seluruh ABK meninggalkan kapal dan menutup rampdoor kapal selama bersandar di pelabuhan Hi. Hayun serta meminta kepada pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) untuk memulangkan KM Julung-Julung kembali ke Kota Tarakan.

Sebagai upaya untuk terus mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tolitoli, pintu perbatasan jalur darat makin diperketat. "Kita tidak ingin ada penambahan jumlah kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Tolitol", kata Arham.

 Kendaraan pengangkut kebutuhan dasar masyarakat (sembako), pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas, pengangkut material bangunan, jasa pengiriman, ambulance masih diperkenankan untuk masuk namun dilakukan pemeriksaan dan sterilisasi bagi awak kendaraan yang hanya dibatasi 2 orang (sopir dan pembantu sopir) maupun barang yang diangkut, sedangkan orang tidak lagi diizinkan masuk.

Reporter :*HERMAN TODING/puan

Tracing Covid-19 di Kabupaten Tolitoli : SUDAH LEBIH DARI 13 RIBU ORANG YANG DISCREANING

Positif covid-19 di Provinsi Gorontalo Bertambah Empat

Gorontalo. Alasannews.Id.-- kasus covid-19 di Provinsi Gorontalo, bertambah 4 yang Positif. Informasi yang dirangkum dari Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Gorontalo Dr. Trianto Bialangi pada siang Kamis, 7 Mei 2020.

Bahwa Gorontalo ketambahan 4 kasus Positif Swab Test dari Litbang Kemenkes Republik Indonesia.Kamis, 7/5/2020 Dengan penambahan kasus positif ini juga di ketahui ada 4 pasien di nyatakan sembuh.

, Adapun 4 Pasien yang baru di nyatakan Positif tadi yaitu Pasien 16 17 berasal dari Bone Bolango jenis kelamin Perempuan adalah anak dari Pasien 01, Pasien 18 adalah Anak berusia 6 tahun berasal dari Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato.

Tidak lain adalah anak dari Pasien ke 14 sementara Pasien Positif 19 berjenis kelamin Pria asal Kota Gorontalo. Kemudian Ke 4 Pasien ini akan Menjalani perawatan di RSAS tutur Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Dr. Trianto Bialangi.

Selain Mendapat kabar Penambahan Pasien Positif Tim Gugus Tugas pun mendapat kabar baik yakni Pasien sembuh yang berjumlah 4 Orang masing-masing adalah Pasien 06 asal Kota Gorontalo, Pasien 08 adal Kabupaten Gorontalo & Pasien 10 11 Asal Kabupaten Bone Bolango. Kamis 7/5/2020.

Penulis : Vidya

Editor: puan

Positif covid-19 di Provinsi Gorontalo Bertambah Empat

Please insert your API key for mailchimp.

Image

Download Our Mobile App

Image
Image