Begini Penampakan Wisma Atlet di Hambalang

Begini Penampakan Wisma Atlet di Hambalang

BOGOR (Jabar), alasannews.id.---- Lama tak terdengar bahkan sepi, sunyi. Tapi, atlet-alet Indonesia sesungguhnya merindukan fasilitas Dan sarana olah raga yang memadai. Demi merah Putih, demi Indonesia raya terkadang itulah motivasi Atlet Kita ketika berada di arena pertarungan.

Tapi apa langka pemerintah, semenjak terkuaknya kasus megakorupsi proyek Wisma Atlet di lereng Bukit Hambalang, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, tak jelas juntrungan.

Diliat alasannews.id Rabu pekan ini, Bangunan megah itu kini bak sarang dedemit dan hanya diisi oleh “hantu bertopi”. Di lokasi, aura megah kompleks olahraga Hambalang sudah terasa saat tiba di lokasi. Pagar seng berwarna abu-abu membentang menutup rapat kompleks. Seolah menyembunyikan 25 bangunan dengan jumlah nilai proyek sebesar Rp 2,5 triliun itu.

Hampir sebagian dari 25 bangunan yang rencananya digarap di kompleks olahraga Hambalang sudah sekitar 75 persen dibangun. Namun akses jalan sebagian tertutup rumput ilalang sehingga tak bisa meninjau seluruh lokasi. Banyak juga kabel serta tiang lampu penerang yang merintangi jalan.

Salah seorang warga setempat, Bijou (40) mengatakan, sebutkan hantu bertopi adalah sebutan yang disematkan warga sekitar kepada petugas penjaga keamanan di Kompleks Wisma Atlet Hambalang.

“Hantunya itu kami sebut hantu bertopi, karena yang kami lihat hanya penjaga yang memakai topi,” ucap Bijou belum lama ini. Sementara salah seorang penjaga keamanan Wisma Atlet Hambalang, Rahman mengatakan, sejak longsor dan mangkraknya proyek pembangunan itu beberapa tahun lalu, memang tidak pernah lagi ada kegiatan apapun (radar Bogor).

Bahkan Rahman menyebut, tempat itu terlarang bagi siapapun termasuk media jika tidak memiliki izin dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) untuk masuk. “Maaf kalau tidak ada izin dari Kemenpora, saya tidak mengizinkan untuk dan di sini hanya ada penjaga aja, baik di sini (pos penjaga) ataupun beberapa titik pos di bawah,” papar Rahman.

Rahman mengatakan, meski tidak ada kegiatan atau pengerjaan apapun di Wisma Atlet, namun pernah ada beberapa orang dari kalangan pejabat pemerintah dan yang terakhir datang ketempat itu adalah Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi dan Wakilnya Jusuf Kalla. 

MENUNGGU JANJI JOKOWIDODO (President RI)

Presiden Joko Widodo akan segera memutuskan nasib proyek Wisma atlet Hambalang, Bogor yang sempat terbengkalai karena kasus korupsi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan pada periode kedua, Jokowi akan segera ada kepastian bilamana pemerintah akan benar menyelamatkan aset negara yang sempat menelan Rp 2,5 triliun itu.

“Kami sudah audit teknis. Waktu 2016 sudah. Kami dari beberapa waktu lalu menanyakan ke Presiden gimana Hambalang? Mungkin di periode kedua beliau akan diputuskan," ucap Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono kepada wartawan saat ditemui di auditorium PUPR pada Jumat (2/8) (radar Bogor).

Basuki mengatakan, dari hasil pemeriksaan PUPR, aset yang sempat terbengkalai itu memang dapat dimanfaatkan. Namun, usai mangkrak pemanfaatannya tidak bisa seideal seperti desain awal bangunan itu. Basuki menjelaskan akan ada penurunan kualitas dari yang semula telah didesain. Ia mencontohkan paling jelas terdapat pengurangan jumlah lantai dari yang dapat direalisasikan dari rencana semula. “Masih bisa dimanfaatkan tapi dengan kriteria teknis minim. Tadi mau 8 lantai jadi 5 lantai itu masih bisa," ucap Basuki.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat mengunjungi wisma Hambalang pada tahun 2016. Dalam rangka blusukan itu sejumlah pihak sempat menduga bahwa hal ini adalah sindiran terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Jokowi yang sempat mengunjungi pada Jumat (18/3/2016) pun berjanji untuk menyelamatkan proyek ini. Ia yakin masih ada yang dapat dimanfaatkan dari proyek peninggalan SBY itu. “Sedih melihat aset negara di proyek Hambalang mangkrak. Penuh alang-alang. Harus diselamatkan," tulis Presiden Jokowi melalui akun Twitter pribadinya @jokowi, yang diunggahnya beberapa waktu Lalu. Kini, sudah di pertengahan tahun 2020. Meski Indonesia di tengah Pandemik covid-19, Atlet berharap uapay penyelamatan Hambalang harus tetap diupayakan. Suardi/alasannews/radar bogor

Author’s Posts