Buol

All Stories

Viral Video Warga Nyaris Baku Bunuh, Begini ceritanya

Foto:dok

Buol, alasannews.id.--- Keputusan pemerintah melarang ummat Islam menggelar Shalat Ied di masjid atau di lapangan, relevan dengan status Kabupaten Buol sebagai Zona merah penyebaran covid-19.

Namun hal ini, tidak semua warga di Kabupaten itu menerimanya dengan baik dan senang hati sepertimya yang terjadi di salah satu Desa di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Diliat dari sebuah video yang berdurasi kurang satu menit itu tampak kerumukan warga di dekat salah satu masjid. Terdengar teriakan di tengah kerumunan itu tiba tiba seorang pria berbaju kaos putih memukul oknum berseragam hansip....plug jatuh....

Seketika itu pula di tengah kerumuman Massa seorang pria mengenakan peci hitam, mengamuk dengan pisau terhunus di tanganmya.

Tampak pria ini mengejar seseorang, namun dalam rekaman itu tidak berlanjut dan tidak tampak apa yang terjadi dimana dengan menggenggam pisau tadi.

Berbagai sumber menyebutkan bahwa pria yang dikerja warga itu ternyata seorang Kades yang melarang warga shalat di masjid. puan/YouTube

Viral Video Warga Nyaris Baku Bunuh, Begini ceritanya

Fraksi Gerindra Dukung Penerapan PSBB di Wilayah Buol

Buol, alasannews.id.---- Penerapan PSBB di wilayah Kabupaten Buol Sulawesi Tengah, sebagaimana diputuskan dalam rapat Forkompinda setempat Bak gayung bersambut. Fraksi Gerindra di DPRD Buol, tampaknya memberikan apresiasi khusus upaya until memutus pandemik Covid-19 di wilayah Buol yang sekarang teratas di Sulteng. "Fraksi Gerindra prinsifnya setuju. Dengan catatan, sudah melalui kajiam Dan pencermatan yang matang," kata Ketua F Gerindra Yaser Butudoka, Senin (4/5/2020). Menanggapi rencana usulan Pemkab Buuol kepada pemerintah pusat untuk pemberlakuan PSBB pada prinsip nya fraksi Gerindra DPRD Buol setuju dan mendukung. Terlebih jika hal tersebut sdh melalui kajian dan pencermatan yang matang berdasarkan kondisi buol terkini dengan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid sebanyak 19 orang dan di khawatirkan jumlah tersebut akan terus bertambah. Usulan tersebut mesti disertai bebetapapsyarat seperti yang telah diatur oleh peraturan Menkes no. 21 THN 2020. Sekiranya semua syarat yang di sebutkan telah di penuhi tentu kebijakan pemerintah harus di dukung semua pihak termasuk lembaga DPRD. Bbrp ketentuan yg di atur dlm penerapan PSBB juga selama ini sdh berjalan seperti meliburkan sekolah, pembatasan jam kerja utk aparat pemerintahan sipil, aktifitas sosial dan keagamaan dan sekarang Pemda butuh landasan legalitas formalnya jawaban nya tentu izin atau persetujuan PSBB oleh pemerintah pusat. Sehingga dengan PSBB kerja gugus tugas Kab Buol dalam penanganan pandemic covid 19 dan dampak yg ditimbulkan dapat lebih efektif dan efisien, katanya.karno

Fraksi Gerindra Dukung Penerapan PSBB di Wilayah Buol

Warga Buol Dicegat di Cek Point TNI AL Tolitoli, Bupati Buol: Akan Kami Asingkan 14 Hari di Tenda Perbatasan

Tolitoli, alasannews.id.---- Terkait pemahaman warga Buol di cek point TNI AL Tolitoli, bupati Amiruddin Rauf tegas Akan 'menggantung' si pemberi Jaminan itu. Didengar dari audio pembicaraan petugas Lanal Tolitoli dan Bupati Buol, Amiruddin Rauf dengan tegas menyatakan tidak Ada toleransi lagi terhadap pelintas batas. Tidak disebut Kan berapa orang warga Buol yang Dicegat di cek point itu, Hanya disebutkan Dua Mobil. Mereka, mengaku usai menghadiri kedukaan di Parimo. Dalam penjelasan ya ke bupati, aparat di Tolitoli menyebutkan bahwa warga Buol itu Ada ! mengantongi izin jalan ke Parigi dari pejabat di Buol berinitial S (PMI--palang merah Indonesia). Namunpun demikian, bupati tetap mengatakan kalau Hal itu tidak boleh lagi Ada orang melintas di perbatasan. "Buol itu sudah rawan, Zona merah dari seluruh kab di Sulteng, jadi Kita tegas,"'ujar bupati. Bupati mengaku baru saja menghadapi undangan rapat khusus dengan gubernur di Palu. "Saya ini diperjalan usaia rapat khusus di Palu soal covid-19. Jadi siapa yang izinkan, suruh menelpon Saya apakah dia mau beri jaminan mereka itu mau asingkankan 14 hari tanpa fasilitas kecuali Tenda," ujar bupati lagi. Mendemgar nama pejabat Buol memberi Surat, sepertinya bupati lebih tegas lagi. Bahkan menyebutkan surut di S menelpon Saya, kalau tidak ya si A itulah Saya Akan gantung," tambah bupati yang mengaku dalam perjalanan. Bupati Buol mengaku bahwa Kabupaten paling Utara di Sulteng itu, kabupaten yang Paling rawan di Sulteng. Tapi, kalau mereka itu mau diasingkan di perbatasan, ya silahkan saja, imbuhnya.karno/puan

Warga Buol Dicegat di Cek Point TNI AL Tolitoli, Bupati Buol: Akan Kami Asingkan 14 Hari di Tenda Perbatasan

Covid-19, Polisi Dan TNI di Buol Kembali Buka Dapur Umum

BUOL -Alassanews.id.----- Kepolisian Polres Buol bersama jajaran Koramil 1305-08 Momunu, kembali bersinergi mendirikan dapur umum. Ini dilakukan dua institusi tersebut untuk membantu masyarakat yang secara ekonomi terdampak pandemi virus korona atau Covid-19, Rabu (29/04/20). Dapur umum berlangsung di markas Koramil 1305-08 Kecamatan Momunu ini dipimpin langsung Kapolres Buol AKBP Wawan Sunarwirawan. Turut pula pada kegiatan tersebut, Para PJU Polres Buol, Danramil Momunu Peltu Jumadil K. Luid, Danramil Bokat Letda Infanteri Askari Djabar, Kapolsek Momunu Ipda Razak Abas Abdullah bersama personil Polsek Momunu. Selain itu, juga hadir Kepala Desa Lamadong 2 Tamrin Lasuma, personil gabungan TNI, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas. Kapolres Buol AKBP Wawan Sunarwirawan mengatakan, pendirian dapur umum yang diprakarsai Polres dan Koramil 1305-08 Momunu, dilatarbelakangi banyaknya masyarakat terdampak wabah virus korona diwilayahnya itu. "Kegiatan ini merupakan salah satu wujud sinergitas kepedulian TNI-Polri kepada masyarakat yang kurang mampu di dalam menghadapi pandemi covid-19, yang dalam memenuhi kebutuhan ekonomi terhambat akibat keterbatasan akibat penerapan sosial distancing,"terang Kapolres. Dapur umum tersebut, lanjut Kapolres untuk membantu pemerintah menangani bencana Covid-19, khususnya dalam penyediaan makanan siap saji bagi warga. "Dalam meringankan beban warga yang kurang mampu kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan Sesuai dengan direktif Kapolri jenderal Idam Azis kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia,"sambung Kapolres. Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah agar selalu menggunakan masker, jaga jarak, jangan mudik dulu, dirumah aja serta mencuci tangan menggunakan sabun.*** Karno

Covid-19, Polisi Dan TNI di Buol Kembali Buka Dapur Umum

Cegah Meluasnya Covid-19, Pemda Buol Terapkan PSBB

Buol, alasannews.id.---- Pemerintah Daerah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah akhirnya memberlakukan PSBB (Pembatasan Secara Besar Besaran) setelah mencermati perkembangan angka kasus covid-19 yang terus melambung di Kabupaten itu. Bupati Buol dr Amiruddin Rauf dalam keterangan pers yang didampingi unsur Muspida setempat, Senin (4/5/2020) mengatakan, PSBB bukan Lockdown sehingga seluruh masyarakat diminta untuk mentaatinya. nya. Keterangan ini sekaligus menepis dan memenuhi janji bupati kepada pers bahwa penanganan covid-19 di Buol berjalanntransparan sesuai ketentuan yang Ada. Pemda Buol Sulawesi Tengah, akan membagikan sembako sebagaimana aturan perundang undangan dannketentuan dari pemerintah soal Pelaksanaan PSBB. Kepada para kepala desa kata Bupati, diinatruksikan untuk membuat POS pengawasan dalammpelaksanaan PSBB itu agar, masyarakat nelayan, petani bisa menjalankan akrivitasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Wartawan alasannews.id hari ini menyebutkan, rapat yang digelar di aula Mapolres Buol itu tertutup bagi Pers. Ini Kali Kedua rapat digelar secara tertutup, sebutnya. Rapat yang dihadiri Bupati Buol dr Amiruddin Rauf Dan sejumlah unsur pimpinan daerah atau rapat Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkompinda) saat ini tengah dilangsungkan. Sejumlah medsos menyorot rapat yang digelar tertutup itu. Ada apa, rapat tidak bisa dihadiri kalangan pers. Rapat ini menurut Bocoran membahas soal akan penerapan PSBB lokal mengingat, covid-19 di Buol melambung tinggi dibanding kabupaten lainnya di Sulteng. Bahkan Buol kategori zona merah dalam perkembangan covid-19 di Provinsi Sulawesi Tengah. Karno

Cegah Meluasnya Covid-19, Pemda Buol Terapkan PSBB

Bupati Amiruddin Tantang DPRD Potong Anggaran Perjalanan Dinas

BUOL , alasannews.id.---- Keterangan antara DPRD Kabupaten Buol dan Bupati Amirudin Rauf, mawarnai pemerintah di Bumi Pogogul itu. Menyusul tidak hadirnya bupati pada rapat yang diagendakan Dewan setempat. Sejumlah pimpinan Fraksi di Dewan angkat bicara Karena bupati tidak hadir karena sedang melakukan perjalanan Dinas ke Provinsi (Palu-red). Fraksi rata rata meminta bupati untuk menunda dahulu perjalanan keluar daerah selama wabah Covid-19 melanda. Berikut keterangan bupati melalui pesan di WhatsApp : "Saya keluar daerah ada urusannya, dan ada hasilnya,"tulis Bupati, menjawab pertanyaan wartawan via WhatsApp, Kamis (30/04/20) malam. Amirudin, menjelaskan dalam kesempatan lawatannya keluar daerah untuk menemui Pemprov Sulteng membahas sejumlah hal berkaitan penanganan covid-19 di Buol termasuk memintah dukungan Pemprov soal rencana penerapan PSBB. Lanjut Amirudin menuturkan, dari hasil diskusi pada pertemuan bersama Gubernur, Pemkab Buol mendapat bantuan miliaran rupiah dari Pemprov termasuk anggaran untuk jaring pengaman sosial. "Koordinasi dg Bulog Propinsi termasuk pengaman stok beras dan rencana operasi pasar,"ujar Amirudin. Dalam keterangannya, Bupati menantang anggota DPRD mengalihkan/memotong anggaran perjalanan dinas untuk membiayai penanganan Covid-19. Ia juga mempertanyakan perjalanan DPRD keluar daerah apa hasilnya. "Tanya ke DPR kalau mereka keluar apa hasilnya He he he. Asal tahu saja untuk eksekutif semua perjalanan dinas saya perintahkan alihkan ke penanganan Covid 19 termasuk perjalanan dinas Bupati. Tanya legislatif apa mereka mau juga demikian,"tegasnya. Amirudin, mengungkapkan saat ini kondisi keuangan Kabupaten Buol mengalami defisit menyusul pemangkasan DAU oleh Menkeu sebesar Rp.65 miliar. Itu belum termasuk dana DAK dan dana lainnya. Disatu sisi, kata Bupati, kebutuhan biaya daerah meningkat termasuk untuk jaringan pengaman sosial dan pemberdayaan. "Belum lagi merebaknya wabah di daerah kita yg memerlukan pembiayaan yg tidak sedikit. Ini semua menjadi beban saya sebagai Bupati untuk menutupi defisit dan memenuhi semua kebutuhan, DPRD tidak ada urusan dengan hal seperti itu, karena bukan urusan mereka,"pungkas Amirudin. : karno

Bupati Amiruddin Tantang DPRD Potong Anggaran Perjalanan Dinas

Pandemik Covid-19 di Buol Terus Bertambah, Bupati: Tolong Warga Ikuti Anjuran Pemerintah

Buol (alasannews.id) ----- Bupati Buol, Sulawesi Tengah dr Amiruddin Rauf menghimbau warganya untuk taat akan anjuran pemerintah. Mengingat, positif covid-19 di Kabupaten Buol Terus bertambah.

 

Berikuti penuturan Bupati Buol dr Amiruddin Rauf melalui pesan singkat di WhatsApp: Assalamualaikum wr.wb, Saudaraku masyarakat Buol yang saya cintai, Saat ini kita sedang menghadapi masalah besar yg membutuhkan kerjasama dan saling memberi penguatan antara satu dengan yang lain. Hari ini kembali kita dikagetkan dengan hasil konfirmasi Positip ( hasil swab ) covid 19 bertambah 5 orang. Jadi total positip terkonfirmasi untuk Buol menjadi 9 Orang. Ini kenaikan yang cukup signifikan. Disisi lain petugas masih mengalami kendala dari sekelompok warga kita yg belum kooperatif seperti menolak dilakukan pemeriksaan untuk kepentingan tracking. Tracking atau pelacakan adalah salah satu metode yg diyakini dunia sebagai upaya memutus rantai penularan Covid 19. Untuk itu mohon pengertian semua warga, Tolong ikuti semua anjuran pemerintah termasuk melayani petugas. Apa yang kami lakukan sekarang ini, mencurahkan semua tenaga dan pikiran demi memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Buol. Tidak ada sedikitpun Niat untuk mendiskreditkan atau memojokkan salah satu pihak. Kita bukan seperti kota besar yg ada di jawa dgn fasilitas yg lengkap. Olehnya menyadari akan keterbatasan ini kami mohon dukungan dan pemahaman semua pihak. Kalau masyarakat tidak mengambil peran dgn mematuhi semua yg dianjurkan pemerintah akan sia sia segala upaya dan bisa jadi korban akan semakin banyak. Terima kasih atas pengertian dan pemahamannya.Semoga Allah SWT menolong kita.🤲🤲🙏

Pandemik Covid-19 di Buol Terus Bertambah, Bupati: Tolong Warga Ikuti Anjuran Pemerintah

Rapat Forkompinda Soal Covid-19 Dilarang Pers Liput, Bupati Amiruddin: Maaf Masih Pembahasan

Buol, alasannews.id.---- Melambungnya angka kasus covid-19 di Kabupaten Buol Sulawesi Tengah, membuat petinggi daerah seakan panik. Sampai-sampai, rapat digelar tertutup bagi kalangan pers. Wartawan alasannews.id hari ini menyebutkan, rapat yang digelar di aula Mapolres Buol itu tertutup bagi Pers. Ini Kali Kedua rapat digelar secara tertutup, sebutnya. Rapat yang dihadiri Bupati Buol dr Amiruddin Rauf Dan sejumlah unsur pimpinan daerah atau rapat Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkompinda) saat ini tengah dilangsungkan. Sejumlah medsos menyorot rapat yang digelar tertutup itu. Ada apa, rapat tidak bisa dihadiri kalangan pers. Rapat ini menurut Bocoran membahas soal akan penerapan PSBB lokal mengingat, covid-19 di Buol melambung tinggi dibanding kabupaten lainnya di Sulteng. Bupati Buol menyikapi hal ini memberikan klarifikasi lewat pesan di WhatsApp sebagai berikuti: Assalamualaikum wr.wb.Saudaraku,teman teman Insan Pers, Mohon maaf dan pengertiannya saat ini kami sedang melaksanakan rapat Forkompinda membahas perkembangan wabah covid dan persiapan PSBB. Tidak ada niat sedikitpun untuk menafikan peran dan fungsi pers yg selama ini sudah banyak membantu. Untuk menghindari miskomunikasi karena masih dalam pembahasan jadi rapat ini masih tertutup. insya Allah selesai rapat dan setelah ada kesimpulan kami akan infokan secara terbuka. Terima kasih atas pengertian dan kerjasamanya. Karno

Rapat Forkompinda Soal Covid-19 Dilarang Pers Liput, Bupati Amiruddin: Maaf Masih Pembahasan

Raker DPRD Bersama Pemkab Buol Batal

BUOL, Alassannews. id.---- Lantaran Bupati Buol Amirudin Rauf tak kunjung nongol kendati ditunggu cukup lama oleh anggota DPRD, rapat kerja DPRD bersama Pemkab Buol terpaksa batal digelar, Kamis (30/04/20). Raker sendiri digelar dalam rangka evaluasi kinerja sekaligus untuk memintah penjelasan Pemkab Buol mengenai pelaksanaan penanganan covid-19 di daerah itu. "Sangat disayangkan hari ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, tidak merespon bahkan kabar terakhir Pemkab tidak siap mengikuti rapat kerja,"sebut Wakil Ketua DPRD Buol, Ahmat Takuloe, saat konferensi pers di ruang Komisi III. Menurut politisi PDI Perjuangan ini, Raker tersebut sangat penting, untuk membahas sejauhmana realisasi penanganan covid-19 oleh pemerintah setempat. Ia menegaskan, Kabupaten Buol yang notabene termasuk daerah kecil namun kondisi terkini telah tercatat sembilan kasus positir covid-19. Kondisi tersebut otomatis menandakan kelemahan dalam penanganan. "Ini yang kita mau duduk bersama dan berbicara bersama Pemkab. Niat kami melakukan rapat tidak untuk saling menyalahkan, tetapi DPRD juga punya tugas dan tanggungjawab yang sama untuk negeri ini,"pungkasnya.

DPRD Buol Minta Bupati Jangan Banyak Keluar Daerah dengan kondisi saat ini,apalagi semakin bertabamnya Pasien yang posotif perlu keseriusan pemerintah daerah dalam penanganan covid 19 tutur Amat kolo,i Anggota DPRD Buol, Fraksi partai kebankitan bangsa (PKB) Terkait dengan Anggaran penanganan covid 19 yang sebelumnya.telah dibahas bersama antara eksekutif dengan legislatif meghasilkan 37 miliar yang bersuber dari APBD buol tahun Anggaran 2020 untuk pencegahan virus corona di Kabupaten Buol,kata Amat Kolo,i

Bupati Jangan Keluar Daerah

DPRD Kabupaten Buol memintah Bupati Amirudin Rauf, untuk tidak meninggalkan daerah selama penanganan wabah Covid-19 melanda, menyusul berhembus kabar Bupati Buol sering keluar daerah. Pernyataan sikap DPRD tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar diruang Komisi II gedung DPRD Buol, Kamis (30/04/20). "Instruksi Presiden sangat jelas siapapun tidak bisa berada diluar daerah. Pimpinan daerah harus berada di daerah, ini hanya butuh kesadaran,"tegas Wakil Ketua DPRD Buol, Ahmat Takuloe. Senada Ketua Fraksi Nasdem Bahri Asiki, mempertanyakan keberadaan orang nomor satu di Kabupaten paling ujung utara Sulteng itu. Menurut Bahri, ditengah situasi Kabupaten Buol ditengah wabah covid-19, sedianya Bupati berada ditempat sebab rakyat membutuhkan sosok pemimpin sebagai pelopor untuk menyelesaikan masalah. "Menyelesaikan masalah ini secara bersama-sama bergandengan tangan bukan saling meninggalkan. Yang kami pertanyakan hari ini dengan bertambahkan lagi lima kasus positif covid-19 dimana posisi beliau,"terang Bahri. Pernyataan serupa juga dilontarkan ketua Fraksi Demokrat, Karmin Kaimo. Ia memintah Bupati Buol agar segerah kembali ke Buol. "Informasi yang sampai kepada kami pak Bupati kita ini berada diluar daerah, fraksi kami memohon agar kirannya segerah kembali ke Buol,"tegasnya.karno

Raker DPRD Bersama Pemkab Buol Batal

LSM Minta Kajari Buol Lidik Proyek Air Bonobogu

Buol, alasannews.id.---- Proyek pembangunan Air bersih di Kecamatan Bunobogu Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah dengan nilai HPS RP 2,142.212.994.05.disinyalir bermasalah. Diduga kuat pekerjaan dikerjakan dengan Amburadul karena hingga saat ini Air bersih tersbut belum dinikmati warga setempat. Proyek Air bersih itu terus menuai sorotan sejumlah masyarakat Buol proyek dengan pagu Anggaran senilai dua miliar yang bersumber dari APBD kabupaten Buol tahun Anggaran 2019. Proyek yang Dikerjakan cv.Laju Sedayun, berdasarkan data yang dihimpun tim media, ada sejumlah item pada proyek tersebut yang terindikasi dikerjakan dengan Asal asalan. Merujuk pada dugaan tidak mengalirnya Air bersih pemerintah desa Bonobogu tidak menanda tangani serah termah dari pihak ketiga. LSM Buol Hijau mendesak kejaksaan Negri Buol untuk menyeret pihak pihak terkait pada proyek tersebut, termasuk kontraktor pemilik perusahaan. Siapa saja pihak yang terlbat dalam proyek ini,mulai dari kepala dinas,kabid,sampai PPK sebab melihat kondisi proyek,patut diduga ada ketidak beresan.jika itu terbukti kami minta tangkap dan penjarakan semua pihak yang terlibat, tutur Alimudin Hafid Anggota LSM.karno Sementara itu,kepala bidang bina marga dinas PUPR yang dihubungi via contak website belum memberikan kementar hingga berita diturunkan.

 LSM Minta Kajari Buol Lidik Proyek Air Bonobogu

Please insert your API key for mailchimp.

Image

Download Our Mobile App

Image
Image